Daftar Isi Biografi KH. Hamim Tohari Djazuli (Gus Miek) 1 Riwayat Hidup dan Keluarga 1.1 Lahir 1.2 Riwayat Keluarga 1.3 Wafat. 2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau 2.1 Mengembara Menuntut Ilmu 2.2 Guru-Guru Beliau. 3 Penerus Beliau 3.1 Putera dan puteri Beliau 3.2 Murid-murid Beliau. 4 Jasa Beliau 4.1. Mendirikan Sema'an Al-Qur'an Dzikrul Ghofilin dan Jantiko Mantab
Solopos.com, MAGELANG — K.H. Ahmad Abdul Haq Dalhar Watucongol atau yang akrab disapa dengan sebutan Mbah Mad Dalhar Watucongol adalah seorang kiai karismatik asal Muntilan, Kabupaten Magelang. Beliau lahir pada tahun 1928 di lingkungan pesantren Watucongol di Desa Gunungpring.
Munif Djazuli (Adik) Nyai Hj. Lailatul Badriyah Djazuli (Adik) KH. Hamim Thohari Djazuli, akrab dipanggil Gus Miek [1] (17 Agustus 1940 - 5 Juni 1993) [2] atau paman dari Gus Kautsar. [3] Gus Miek wafat pada 14 Dzulhijjah 1413 H adalah pendiri amalan dzikir Jama'ah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin, dan sema'an (mendengarkan) al-Qur'an
Mbah Mad tidak sekadar menyampaikan ajaran agama dan ibadah, tetapi juga olah jiwa terutama kepada putra-putri serta para santrinya. Meninggalkan tidur malam adalah juga bagian dari riyadah Mbah Mad. Dituturkan Gus Ali - Panggilan KH Agus Aly Qayshar - salah satu riyadah yang dijalankan Mbah Mad adalah melek malam.
KH. Muhammad Dimyathi atau yang kerap disapa dengan panggilan Abuya Dimyathi atau Mbah Dim lahir lahir sekitar pada tahun 1925 di Banten. Beliau merupakan putra dari pasangan H. Amin dan Hj. Ruqayah. WAFAT Malam Jumat pahing, 3 Oktober 2003 M atau bertepatan pada 7 Sya'ban 1424 H, sekitar pukul 03:00 WIB.
ENsLi.
putra putri mbah dalhar watucongol